بسم الله الرحمن الرحيم
دُعَاءٌ مُهِمٌّ لِْلاِمْتِحَانِ مَعَ إِرْشَادَاتٍ تَهُمُّ
الطَّالِبَ
Do'a Penting
untuk Ujian
Beserta Petunjuk
untuk Para Pelajar
Penyusun : Sayyid
Muhammad Alawy Alydrus (Sa'ad)
Beberapa niat untuk belajar
mengajar dan ketika hendak memasuki ujian
Tidak diragukan
lagi bahwasanya niat memiliki peran besar dalam setiap perbuatan. Karenanya,
tidak akan menjadi baik suatu perbuatan melainkan ketika berniat yang baik
sebelumnya. Sebagaimana telah disabdakan dalam hadits nabi Muhammad SAW :
إنما
الأعمال بالنيات و إنما لكل امرئ ما نوى
" Sesungguhnya
segala perbuatan tergantung niat, dan setiap orang berdasarkan apa yang
diniatinya".
Apabila
seseorang berniat sebelum beramal, lalu memperbagus niatnya, jujur, dan ikhlas
dalam niatnya, maka tentu amal perbuatannya akan berhasil karena izin Allah
Ta'ala dan Allah akan memberikan taufik baginya menuju kebaikan dan keta'atan
yang dikehendaki-Nya.
Disini,
Kita akan menyebutkan sebagian kecil dari beberapa niat yang telah dilakukan
ulama-ulama besar, dan kita akan meninggalkan uapaya tambahan untuk para
pelajar sesuai apa yang dipandang cocok dan pantas menurut syari'at dan agama.
Niat Imam Al Haddad dalam
belajar dan mengajar.
نَوَيْتُ التَّعَلُّمَ وَالتَّعْلِيْمَ,
وَالنَّفْعَ وَالْاِنْتِفَاعَ , وَالْمُذَاكَرَةَ وَالتَّذْكِيْرَ, وَالْإِفَادَةَ
وَالْاِسْتِفَادَةَ , وَالْحَثَّ عَلَى كِتَابِ اللهِ وَسُنَّةِ رَسُوْلِ اللهِr وَالدُّعَاءَ إِلَى الْهُدَى وَالدِّلَالَةَ عَلَى الْخَيْرِ اِبْتِغَاءَ
وَجْهِ اللهِ وَمَرْضَاتِهِ وَقُرْبِهِ وَثَوَابِهِ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى .
Artinya : " Saya berniat untuk belajar dan mengajar, mengambil dan memberikan
manfa'at, mengingat dan mengingatkan, memberi dan menerima faidah, menganjurkan
atas kitab Allah SWT. dan sunnah Rasulullah SAW, berdo'a untuk petunjuk,
menuntun kepada kebaikan karena mengharap kuasa Allah SWT,Rido-Nya, mendekatkan
diri pada-Nya, ganjaran-Nya Yang Maha Suci dan Maha Luhur".
اَللَّهُمَّ
صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ , اَللَّهُمَّ
أَلْهِمْنَا عِلْمًا نَفْقَهُ بِهِ أَوَ امِرَكَ وَنَوَاهِيْكَ وَارْزُقْنَا فَهْمًا
نَعْرِفُ بِهِ كَيْفَ نُنَاجِيْكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ.
Artinya : " Ya Allah tambahkanlah rahmat ta'dzim kepada
baginda kami Muhammad SAW, beserta keluarga dan para sahabatnya. Ya Allah
ilhamkanlah kepada kami ilmu untuk memahami segala perintah dan larangan-Mu,
dan berilah kami rizki pemahaman untuk mengerti bagaimana bermunajat kepadamu
wahai Dzat Yang Paling Maha Pengasih"
اَللَّهُمَّ أَغْنِنَا بِالْعِلْمِ وَزَيِّنَّا
بِالْحِلْمِ وَأَكْرِمْنَا بِالتَّقْوَي وَجَمِّلْنَا بِالْعَافِيَةِ يَا أَرْحَمَ
الرَّاحِمِيْنَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ
وَسَلَّمَ .
Artinya : " Ya
Allah cukupkanlah kami dengan ilmu, hiasilah kami dengan cita-cita, muliakanlah
kami dengan taqwa, perbaguslah kami dengan kesehatan Wahai Dzat Yang Paling
Maha Pengasih. Dan semoga Allah menambahkan rahmat ta'dzim dan kesejahteraan
kepada baginda kami Muhammad SAW. beserta keluarga dan para sahabatnya"
Dan juga berniat dengan menjawab ujian untuk mendapatkan nilai yang
tinggi.
اَللَّهُمَّ
صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ حَتَّى لَا يَبْقَى مِنَ الصَّلاَة ِشيَئْ ٌ
اَللَّهُمَّ
صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ حَتَّى لَا يَبْقَى مِنَ السَّلَام ِشيَئْ ٌ
اَللَّهُمَّ
صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ حَتَّى لَا يَبْقَى مِنَ الْبَرَكَة ِشيَئْ ٌ
اَللَّهُمَّ ارْحَمْ أُمَّةَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ حَتَّى لَا يَبْقَى
مِنَ الرَّحْمَة ِشيَئْ ٌ
اَللَّهُمَّ
اجْعَلْنِي
تَحْتَ أَنْظَارِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
Artinya : " Ya Allah tambahkanlah shalawat kepada baginda kami
Muhammad hingga tak tersisa suatu shalawatpun"
" Ya Allah tambahkanlah shalawat kepada baginda kami Muhammad
hingga tak tersisa suatu kesejahteraanpun"
" Ya Allah tambahkanlah shalawat kepada baginda kami Muhammad
hingga tak tersisa suatu keberkahanpun"
" Ya Allah sayangilah umat baginda kami Muhammad hingga tak tersisa
suatu rahmatpun"
" Ya Allah, Jadikanlah kami berada dibawah naungan baginda kami, Muhammad
SAW.
Kemudian
membaca Al Fatihah untuk Nabi Muhammad SAW. dan untuk guru, karena itu bisa
menjadikan berhasil berkat izin Allah SWT. Ini dengan syarat harus
bersunguh-sungguh dan berusaha serta melakukan sebab-sebab (untuk untuk
berhasil).
Faidah untuk Futuh (
Memperoleh pintu terbuka)
Imam
Al Ghazali mengatakan : " Beberapa sebab cepatnya menghafal ialah:
1.
Konsisten terhadap keta'atan
2.
Meninggalkan kemaksiatan
3.
Menggunakan siwak (gosok gigi)
4.
Meninggalkan tidur
5.
Sholat malam
6.
Membaca Al Qur'an dengan melihat
7.
Meminum madu
8.
Memakan kindir dengan gula (susu badui)
9.
Memakan dua puluh satu anggur kering (kismis) warna merah dengan
air ludah.
Ja'far
Shodiq RA. Menuturkan : " Barang siapa menuliskan [1] سُبُّوْحٌ قُدُّوْسٌ رَبُّ اْلمَلَائِكَةِ وَالرًّوْحِ pada
roti [2]
setelah sholat jum'at dan memakannya, maka Allah SWT. akan membukakan baginya
pintu futuh dan menyelamatkannya dari musibah. Dan barang siapa sebelum
shalat jum'at membaca يَا اللهُ يَا بَصِيْرُ [3] 100x,
maka Allah SWT. akan membukakan mata hatinya dan menunjukannya kepada ucapan
dan perbautan yang baik".
Al
Hasan RA. Mengatakan : " Barang siapa konsisten dalam mengucapkan
صَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
مِفْتَاحِ الْعَارِفِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ عَدَدَ حَسَنَاتِ كُلِّ عَارِفٍ وَغَارِفٍ
Artinya : " Semoga Allah memberikan rahmat ta'dzim kepada baginda
kami Muhammad SAW, sebagai kunci orang bisa mengerti. (begitu juga) kepada
keluarga dan para sahabatnya sebanyak kebaikan setiap orang yang mengerti dan
menguasai".
Maka akan diberikan rizki kemudahan,
dibukakan mata hatinya dan diperbanyak berkumpul dengan Dzat yang
bersinar".
Sekian berkat puji syukur Allah SWT.
Wallau a'lam.
Penerjemah: Hamba yang lemah, Abdul Rahman
Malik
Tarim, 1 Maret 2013

0 komentar:
Post a Comment